Memahami Apa Beda Wirausaha Sosial Dengan Wirausaha Dan Organisasi Sosial

VISI MISI DAPAT MENUNJUKKAN IMPIAN BISNIS ANDA, WIRAUSAHA BERDAMPAK SOSIAL ATAU WIRAUSAHA UNTUK KESEJAHTERAAN SOSIAL

Tahukah Anda, apa beda wirausaha social dengan wirausaha dan organisasi social? Secara sekilas mungkin antara wirausaha sosial dengan wirausaha dan organisasi sosial terlihat dan terdengar memiliki makna yang sama. Akan tetapi pada kenyataannya ternyata ketiga bentuk kegiatan sosial ini memiliki beberapa perbedaan yang menonjol baik itu secara tujuannya, konsepnya, maupun prosesnya.

Mengenal dan memahami perbedaan dari ketiga kegiatan sosial tersebut akan membuat Anda jadi lebih mudah membangun kegiatan yang lebih terarah. Selain itu Anda juga memperjelas tujuan Anda ketika Anda menjadi pelaku sosial tersebut.

Beberapa Poin Perbedaan Wirausaha Sosial Dengan Wirausaha Dan Organisasi

Bagi Anda yang ingin terjun dalam salah satu kegiatan sosial tersebut maka Anda juga harus bisa memahami apa beda wirausaha sosial dengan wirausaha dan organisasi sosial. Sehingga sebagai pelaku sosial Anda pun bisa melakukan prinsip-prinsipnya secara optimal.

  1. Tujuan

Kewirausahaan sosial memiliki tujuan yang lebih spesifik yakni mendapatkan keuntungan yang pada akhirnya nanti akan disalurkan kepada masyarakat sekitar guna mengurangi masalah sosial yang ada dalam masyarakat tersebut. Berbeda halnya dengan kewirausahaan. Kegiatan ini lebih umum dilakukan dengan tujuan mengambil keuntungan secara pribadi guna meningkatkan kesejahteraan diri secara ekonomi. Sedangkan organisasi sosial memiliki tujuan yang hampir sama dengan kewirausahaan sosial yang mana target utamanya adalah kesejahteraan orang banyak.

2. Struktur

Dalam sebuah organisasi sudah barang tentu ada sebuah struktur yang mengarahkan para anggota di dalamnya agar lebih terarah dalam melakukan kegiatannya. Berbeda halnya dengan kewirausahaan sosial maupun kewirausahaan umum yang memang di dalamnya hanya terbentuk kerjasama tanpa adanya sebuah struktur bidang.

3. Kegiatan

Dalam melakukan kegiatan, kewirausahaan sosial dan kewirausahaan umum selalu mengarah pada sebuah pemberdayaan bersifat menjual produk. Berbeda halnya dengan sebuah organisasi sosial yang kegiatan-kegiatannya biasanya lebih mengarah pada pemberian bantuan atau pemberdayaan kegiatan non-jualan. Meskipun ada juga organisasi sosial yang memiliki kegiatan utama menjual namun hal tersebut bukan menjadi tujuan utama dalam sebuah organisasi.

4. Secara objektif

Secara objektif, organisasi sosial memiliki misi-misi membangun lingkungan sosial yang lebih baik namun oraganisasi tersebut sama sekali tidak mengambil keuntungan dari apa yang dilakukan tersebut. Sedangkan pada kewirausahaan sosial ada yang namanya menciptakan solusi untuk mengatasi masalah sosial namun di dalamnya tetap ada unsur mengambil keuntungan pribadi. Hampir sama dengan kewirausahaan sosial, pada kewirausahaan umum ada usaha dalam membangun sebuah bisnis yang targetnya adalah menjual pada masyarakat sosial namun dengan target utama mengambil keuntungan dari kegiatan bisnis tersebut.

Dari beberapa penjelasan perbedaan di atas tentunya Anda sudah bisa memahami apa beda wirausaha sosial dengan wirausaha dan organisasi sosial dalam masyarakat. Dengan memahaminya Anda juga bisa mulai menentukan akan terjun dalam bidang kegiatan sosial yang memang sesuai dengan visi misi hidup Anda.

Dari perspektif kelembagaan LPPSLH (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup) http://www.lppslh.or.id/; merupakah salah satu NGO yang berdiri sejak 1987 di Purwokerto yang telah mengembangkan salah satu unit usaha yang memiliki visi misi untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui Ecoconut http://www.ecoconut.co.id/ ; terdapat program OCS (Organic Certification Spesialist) dan peralatan penunjang organik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Live Update
covid-19 indonesia

Positif
Sembuh
Meninggal
Translate »